Cara Mengatasi Air Sumur Berkarat dan Bau Besi — Solusi Paling Efektif
Air bersih merupakan kebutuhan esensial bagi kehidupan dan kesehatan manusia. Namun, di banyak daerah, terutama yang mengandalkan sumber air dari sumur bor atau sumur galian, masalah kualitas air sering kali muncul. Keluhan yang paling umum dan mengganggu adalah kondisi air sumur yang tampak keruh, berwarna kuning kecokelatan (berkarat), dan mengeluarkan bau tak sedap yang khas, sering diidentifikasi sebagai bau besi atau logam yang kuat.
Kondisi ini umumnya disebabkan oleh tingginya konsentrasi zat besi (Fe) dan mangan (Mn) terlarut dalam air. Selain mengganggu estetika dan kenyamanan saat mandi atau mencuci, air dengan kadar besi tinggi dapat meninggalkan noda permanen pada pakaian, peralatan rumah tangga, serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa pengolahan yang tepat.
Artikel ini hadir sebagai solusi praktis untuk membantu Anda memahami akar permasalahan air sumur yang berkarat dan berbau besi.
Kami berharap informasi yang disajikan dalam tulisan ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat dan aplikatif, sehingga Anda dapat mengembalikan kualitas air sumur di rumah Anda menjadi bersih, jernih, dan aman untuk digunakan kembali dalam aktivitas sehari-hari.
Selamat membaca dan menerapkan solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.
Penyebab Air Sumur Berkarat dan Bau Besi
Air sumur berkarat dan bau besi disebabkan oleh tingginya kandungan zat besi atau mangan dalam air tanah, pipa air yang tua atau berkarat, serta reaksi oksidasi saat air terkena udara. Bakteri besi juga berperan karena memecah zat besi, sementara limbah industri atau kondisi air yang kekurangan oksigen dapat memperburuk masalah ini.
Penyebab Utama:
- Kandungan zat besi/mangan tinggi: Air tanah dapat mengandung mineral besi atau mangan dalam jumlah besar. Ini adalah penyebab paling umum, terutama di area dengan lapisan tanah atau batuan yang kaya akan mineral ini.
- Pipa air berkarat: Pipa yang sudah tua, terutama yang terbuat dari besi, bisa melepaskan karat dan zat besi ke dalam air, menghasilkan bau dan warna yang tidak diinginkan.
- Oksidasi: Saat air yang mengandung zat besi larut (Fe2+) terpapar oksigen di udara, terjadi perubahan menjadi bentuk yang tidak larut (Fe3+) yang mengendap dan menghasilkan bau karat yang khas. Proses ini terjadi saat air ditampung di ember atau tangki.
- Bakteri besi: Beberapa bakteri menggunakan besi dalam air untuk bertahan hidup. Aktivitas bakteri ini dapat mengubah kondisi air dan menyebabkan bau besi yang menyengat.
- Kontaminasi: Limbah industri atau rumah tangga yang meresap ke dalam tanah dapat mencemari sumber air, meningkatkan kadar zat besi, dan menyebabkan masalah bau.
- Kondisi air kekurangan oksigen: Air tanah yang berada di kedalaman seringkali memiliki kadar oksigen yang rendah, yang memfasilitasi proses kimia yang meningkatkan kadar besi dan mangan dalam air.
Solusi Paling Efektif Mengatasi Air Sumur Berkarat dan Bau Besi
Jangka Pendek
- Garam: Melarutkan garam dapur dalam air lalu memasukkannya ke penampungan dapat membantu menghilangkan bau besi secara sederhana
- Periksa Keran: Pastikan keran air Anda tidak berkarat. Jika berkarat, bersihkan dengan cuka, lemon, atau ganti keran dengan yang baru
- Perluas Sumur: Jika sumber air memungkinkan, memperdalam sumur hingga mencapai lapisan air yang lebih jernih dapat menjadi solusi. Memindahkan lokasi sumur juga bisa dipertimbangkan.
- Oksidasi Kimia (Klorinasi/Tawas): Larutkan tawas atau kaporit dalam air dan tuangkan ke dalam tandon air Anda. Klorin juga dapat membunuh bakteri yang menyebabkan bau besi
- Oksidasi dan Aerasi: Biarkan air terpapar udara (aerasi) untuk mengoksidasi besi ferrous menjadi besi ferri yang tidak larut. Setelah itu, partikel besi yang mengendap perlu disaring.
- Klorinasi Kejut: Jika ada indikasi bakteri besi, lakukan klorinasi kejut dengan dosis klorin tinggi langsung ke dalam sumur. Metode ini sebaiknya dilakukan oleh profesional berlisensi.
Solusi Paling Efektif (Jangka Panjang)
Solusi paling efektif untuk mengatasi air sumur berkarat dan berbau besi adalah dengan memasang filter air khusus, seperti filter karbon aktif, karena menyaring zat besi secara langsung.
- Filter khusus: Pasang filter air yang dirancang khusus untuk menyaring zat besi, seperti yang menggunakan teknologi zeolit atau karbon aktif. Pemasangan di saluran masuk utama akan memberikan hasil terbaik.
- Filter mandiri: Jika tidak memasang filter khusus, Anda bisa membuat filter lapis sendiri menggunakan pasir, kerikil, dan ijuk, namun perlu dibersihkan secara berkala.
- Sistem Osmosis Terbalik (RO): Untuk hasil pemurnian air yang maksimal, sistem RO dapat menghilangkan hampir semua kontaminan, termasuk zat besi, klorin, dan bakteri.
- Sistem Penukar Ion (Water Softener): Sistem ini efektif untuk kesadahan air dan dapat menghilangkan konsentrasi besi ferrous yang rendah.
Baca Juga: “Filter Air Terbaik Untuk Rumah Tangga: Peran Penting, Jenis, Tips Memilih dan Rekomendasi 2026”
Rekomendasi Filter Air Sumur Terbaik 2026
Setelah mengetahui penyebab air sumur berkarat dan bau besi serta solusi paling efektif untuk mengatasinya; yaitu dengan memasang filter air.
Di sinilah kami PT Masogi merekomendasikan filter AIRKRAN dengan menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO), air sumur akan diproses menghasilkan air murni dengan kualitas terbaik untuk kebutuhan air minum dan kebutuhan rumah tangga Anda.
Berikut rekomendasi filter AIRKRAN PT Masogi berdasarkan kapasitas kebutuhan air liter per hari (LPH) dan kualitas air rumah Anda:
1. Filter Air Minum Standar (Tipe RO-380LPH | Tipe RO-1800LPH | Tipe RO-3600LPH)

2. Filter Air Minum Tipe Advanced

3. Filter Air Bersih Untuk Air PDAM (Berbau, Kaporit/Keruh), Air Sumur (Kuning, Berbau & Berminyak), dan Air Sumur (Berkapur)

4. Filter Air Bersih Untuk Air Air Sumur (Payau) & Air Laut (Asin)

Gunakan filter AIRKRAN PT Masogi untuk memastikan kualitas air yang lebih bersih, jernih, higienis, dan aman di rumah Anda.
Hubungi kami di Whatsapp 0821-7777-6099








One Comment