Air Keruh di Rumah Baru? Ini Penyebab & Solusinya

Air Keruh di Rumah Baru? Ini Penyebab & Solusinya

Mimpi memiliki rumah baru sering kali terkait dengan kenyamanan dan kebahagiaan, tetapi apa jadinya jika ekspektasi tersebut langsung sirna saat mendapati air keruh mengalir dari keran Anda? Jangan panik, Anda tidak sendirian.

Artikel ini akan mengupas tuntas penyebab umum masalah air keruh di properti baru dan solusi praktis yang bisa segera Anda terapkan untuk mendapatkan kembali air bersih di rumah impian Anda.

Penyebab Utama

Penyebab umumnya karena partikel tanah/lumpur dari sumur bor baru, karat pipa lama, gangguan instalasi (pipa baru berkarat/rusak), tingginya zat besi & mangan, atau aktivitas di sumber air (hujan/banjir/perbaikan PDAM), yang mengganggu sedimentasi dan mengangkat endapan.

1. Sumur Bor Baru

Sering menjadi penyebab air keruh karena sisa lumpur, pasir, dan sedimen dari proses pengeboran terbawa ke dalam air, serta adanya mineral alami seperti zat besi atau mangan yang tinggi di lapisan tanah. Air akan lebih jernih setelah 1-2 minggu, namun bisa lebih lama (hingga 1-2 bulan) jika ada masalah seperti kandungan mineral tinggi atau pH tidak stabil.

2. Instalasi Pipa Baru/Lama

Pipa baru atau yang belum dibilas setelah dipasang mungkin masih mengandung residu, kotoran, atau bahkan sedikit karat dari proses pembuatan atau penyimpanan. Kotoran ini akan terbawa oleh aliran air saat pertama kali digunakan. 

Adapun pipa lama seiring waktu, pipa besi atau baja galvanis dapat berkarat. Partikel karat ini terlepas dan larut dalam air, menyebabkan air berwarna kuning, oranye, atau coklat dan terlihat keruh.

Pipa tua juga sering memiliki endapan mineral (seperti kalsium dan magnesium) dan kotoran lain di bagian dalamnya. Ketika aliran air berubah (misalnya, saat pertama kali pindah ke rumah baru dan mulai menggunakan air secara rutin), endapan ini bisa teraduk dan terbawa aliran air

3. Zat Besi & Mangan

Ketika zat besi dan mangan yang terlarut dalam air (yang awalnya jernih) terpapar udara atau klorin, zat-zat tersebut akan teroksidasi dan membentuk partikel padat atau endapan yang tersuspensi, yang membuat air terlihat keruh atau keruh berwarna.

Masalah ini umum terjadi pada rumah baru, terutama jika sumber air berasal dari sumur dalam (air tanah) yang secara alami mengandung mineral-mineral ini dari lapisan tanah dan batuan. Di rumah baru, masalah ini mungkin baru terlihat saat sistem perpipaan mulai digunakan dan terjadi penumpukan atau pelepasan endapan di dalam pipa atau pemanas air.

4. Aktivitas Lingkungan

Hujan lebat atau banjir dapat menyebabkan air keruh di rumah baru. Hujan lebat atau banjir dapat menyebabkan erosi tanah di sekitar area pembangunan atau di daerah aliran sumber air. Sedimen, lumpur, dan partikel tersuspensi lainnya terbawa masuk ke sistem pasokan air atau sumur dangkal.

Banjir dapat mengganggu reservoir, sungai, atau sumber air lainnya, menyebabkan peningkatan signifikan pada kekeruhan (turbiditas) air baku yang kemudian disalurkan ke rumah-rumah.

Dalam beberapa kasus, air banjir yang meluap dapat masuk ke dalam pipa saluran air yang rusak atau tidak tertutup rapat, membawa serta berbagai kontaminan termasuk kotoran dan lumpur.

5. Sistem Suplai Air (PDAM)

Jika rumah baru terhubung ke jaringan PDAM, air keruh bisa disebabkan oleh aktivitas perbaikan atau pemeliharaan pada pipa utama PDAM dapat mengganggu aliran air dan melepaskan endapan atau kerak yang menempel di dasar pipa, yang kemudian terbawa ke rumah-rumah pelanggan.

Kadang kala, kualitas air baku dari sumber PDAM yang kurang baik juga dapat menyebabkan proses produksi air terganggu dan menghasilkan air yang kurang jernih.

6. Endapan di Toren/Tandon

Meskipun rumah Anda baru, toren/tandon mungkin sudah terpasang untuk beberapa waktu atau telah digunakan selama proses konstruksi. Debu, pasir, lumpur, karat (jika toren terbuat dari logam), atau lumut bisa mengendap di dasar toren seiring berjalannya waktu.

Ketika air di dalam toren teraduk (misalnya saat pengisian air berkecepatan tinggi atau saat penggunaan air yang signifikan), endapan ini dapat tersuspensi dan mengalir melalui pipa, menyebabkan air terlihat keruh.

Baca Juga: “Cara Mengecek Kualitas Air Rumah Tanpa Alat Lab (Tes Sederhana)”

Solusi Cepat

  1. Biarkan Mengendap: Tunggu air di tandon/ember mengendap dan gunakan air bagian atas.
  2. Kuras Tandon/Sumur: Kosongkan dan bersihkan tandon air (toren) atau lakukan pengurasan sumur bor pertama kali.
  3. Flushing Pipa: Buka semua keran air (terutama keran luar) untuk mengeluarkan air kotor dan sedimen dari sistem perpipaan.
  4. Filter Awal: Gunakan filter sederhana (ijuk, pasir silika) untuk menyaring partikel kasar.
  5. Periksa Kualitas Sumber: Jika tetap keruh, mungkin sumber air memang kurang baik, pertimbangkan filter khusus atau tanyakan pengembang perumahan.

Solusi Jangka Panjang

1. Ganti Pipa

Mengganti pipa bisa menjadi solusi jangka panjang yang efektif untuk mengatasi air keruh di rumah baru. Tetapi hanya jika penyebab kekeruhan air berasal dari kondisi pipa itu sendiri, seperti korosi atau endapan kotoran yang parah. 

Jika pipa yang ada (misalnya, pipa baja galvanis tua) mengalami korosi parah, penggantian dengan bahan yang lebih modern dan tahan korosi seperti PEX atau CPVC akan menghilangkan sumber karat dan kotoran secara permanen.

2. Pasang Filter Air

Memasang filter air adalah solusi jangka panjang yang sangat efektif untuk mengatasi air keruh di rumah baru. Karena dapat menyaring lumpur, pasir, logam berat, dan mikroorganisme, menjaga kesehatan, membuat peralatan awet, serta meningkatkan kenyamanan. Filter pun mesti dirawat dan diganti secara rutin agar tidak menjadi sarang kuman.

Gunakan Filter Airkran PT Masogi Untuk Rumah Baru Anda

Menggunakan filter Airkran PT Masogi adalah solusi paling praktis dan efektif untuk mengatasi air di rumah baru Anda. Dengan teknologi penyaringan canggih, filter Airkran PT Masogi dapat menghilangkan partikel besi, mangan, serta kontaminan lain yang menyebabkan perubahan warna pada air. Hasilnya, air menjadi lebih jernih, aman untuk digunakan, dan tidak menimbulkan efek negatif bagi kesehatan maupun peralatan rumah tangga Anda.

Berikut rekomendasi filter Airkran PT Masogi berdasarkan kapasitas kebutuhan air liter per hari (LPH) dan kualitas air rumah Anda:

1. Filter Air Minum Standar (Tipe RO-380LPH | Tipe RO-1800LPH | Tipe RO-3600LPH)

2. Filter Air Minum Tipe Advanced

3. Filter Air Bersih Untuk Air PDAM (Berbau, Kaporit/Keruh), Air Sumur (Kuning, Berbau & Berminyak), dan Air Sumur (Berkapur)

4. Filter Air Bersih Untuk Air Air Sumur (Payau) & Air Laut (Asin)

Gunakan filter Airkran PT Masogi untuk memastikan kualitas air yang lebih bersih, jernih, higienis, dan aman di rumah Anda.

Hubungi kami di Whatsapp 0821-7777-6099

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *